Kitab Sajak (Shijing) (诗经) Nyanyian Negeri Bagian Wei (Qi Ao: Memotong, Memahat, Mengikis, dan Memoles Budi) Lima Sutra (五经)

如切如磋,如琢如磨。

Rú qiē rú cuō, rú zhuó rú mó.

📖 Terjemahan Multibahasa (10 Bahasa Dunia)

Bagaikan memotong tulang gading lalu mengikisnya hingga rata; bagaikan memahat batu giok lalu menggosok dan memolesnya hingga berkilau gilang-gemilang.

💡 Makna Filosofis & Nilai Kebijakan

Alegori proses penyempurnaan budi pekerti dan keahlian profesi (Kaizen). Menjadi manusia luhur membutuhkan proses bertahap: memotong bagian yang kasar (Qie), meratakan permukaan (Cuo), memahat detail keindahan (Zhuo), dan memoles hingga halus tanpa cela (Mo).

🛡️ Kegunaan untuk Pegangan Hidup Modern

1. Kejarlah standar karya tanpa cela (craftsmanship); jangan puas dengan hasil kerja seadanya atau setengah matang.
2. Pandang setiap teguran dan kesulitan sebagai proses 'memahat dan memoles' jiwa Anda agar semakin bernilai tinggi.
3. Terus lakukan iterasi dan perbaikan mutu produk Anda secara berkelanjutan.

📜 Sejarah & Latar Belakang Pencetusan

Didiskusikan secara mendalam dalam Kitab Lunyu 1.15 antara Konfusius dan Zigong, di mana Konfusius memuji Zigong karena mampu menghubungkan syair kuno ini dengan laku pembinaan diri nyata.

🖼️ Buat Kartu Kutipan Estetis (Quote Card)

四書五經
如切如磋,如琢如磨。
Rú qiē rú cuō, rú zhuó rú mó.
"Bagaikan memotong tulang gading lalu mengikisnya hingga rata; bagaikan memahat batu giok lalu menggosok dan memolesnya hingga berkilau gilang-gemilang."
— Kitab Sajak (Shijing) · Nyanyian Negeri Bagian Wei (Qi Ao: Memotong, Memahat, Mengikis, dan Memoles Budi)