Kitab Sabda Suci (Lunyu) (论语) Zi Han (Bab 9.17) Empat Kitab (四书)

子在川上曰:逝者如斯夫!不舍昼夜。

Zǐ zài chuān shàng yuē: Shì zhě rú sī fū! Bù shě zhòuyè.

📖 Terjemahan Multibahasa (10 Bahasa Dunia)

Konfusius berdiri di tepi sungai dan menghela napas seraya berujar: 'Segala sesuatu yang berlalu laksana air yang mengalir ini! Tiada pernah berhenti, baik siang maupun malam.'

💡 Makna Filosofis & Nilai Kebijakan

Refleksi eksistensial yang menggetarkan tentang laju waktu yang tak terbalikkan. Setiap detik yang meluncur laksana aliran sungai deras; manusia dipanggil untuk sadar akan kefanaan hidup dan mengisi setiap hembusan nafas dengan karya mulia tanpa menunda.

🛡️ Kegunaan untuk Pegangan Hidup Modern

1. Hargai waktu sebagai aset hidup paling tak tergantikan; jangan buang jam-jam produktif Anda pada distraksi hampa.
2. Bertindaklah sekarang untuk mewujudkan niat baik, memaafkan orang tercinta, dan berkarya.
3. Teruslah bergerak maju menghadapi perubahan hidup dengan keteguhan tekad seperti sungai yang tak pernah berhenti mengalir ke samudera.

📜 Sejarah & Latar Belakang Pencetusan

Konfusius berdiri memandangi aliran Sungai Kuning atau Sungai Si. Di usia senjanya, setelah mengarungi jatuh-bangun perjuangan, tatapannya pada arus air menjadi salah satu momen puitis dan filosofis paling masyhur dalam kesusastraan dunia.

🖼️ Buat Kartu Kutipan Estetis (Quote Card)

四書五經
子在川上曰:逝者如斯夫!不舍昼夜。
Zǐ zài chuān shàng yuē: Shì zhě rú sī fū! Bù shě zhòuyè.
"Konfusius berdiri di tepi sungai dan menghela napas seraya berujar: 'Segala sesuatu yang berlalu laksana air yang mengalir ini! Tiada pernah berhenti, baik siang maupun malam.'"
— Kitab Sabda Suci (Lunyu) · Zi Han (Bab 9.17)